www.senyum-sehat.blogspot.com. Powered by Blogger.
RSS

Pages

@ Musiro, Fussion Korean Food

Jalan-jalan kali ini buat memenuhi hasrat perut plus korea addict.

Aku n 2 teman, habis selesai berenang n tentunya lapar berat. Aku ngusulin pergi ke tempat makan korea baru yang diberi tau temenku yang lain. Tempat makannya namanya MUSIRO . Buat warga Jogja yang mau ikut nyicipi, tempatnya di selatan restoran Dixie gejayan (Jl. Affandi No. 40, Gejayan, Yogyakarta). [Update: sekarang udah pindah ke jl. Alamanda, ga jauh kok, cuma nyebrang jalan aja terus masuk gang.] Dan menurutku, makanan korea yang dijual di musiro tergolong "eatable" karena apa? Ternyata emang semboyan mereka Fussion Korean Food, yang artinya resep korea tapi lidah indonesia.

Tempatnya agak mini tapi lumayan karena belum terlalu rame. Ada beberapa poster boyband n girlband korea. Langsung deh aku milih tempat yang menghadap poster SHINEe. Hoohhooo. Lagu CNBlue n SNSD yang diputer saat itu.

Karena masih baru, jadi ada beberapa menu yang belum tersedia walau menu tadi udah ditulis di daftar menunya. Jadilah kami memesan:

Bibimbap atawa nasi campur. Isinya nasi yang diatasnya ditutupi variasi sayuran, telur, jamur, n saus. Penataannya yang bagus langsung hancur ketika kami mulai mengaduk-aduk semua jadi satu n rata. N langsung kita lahap dengan super cepat. N dari mulut kami semua cuma bisa bilang, enak enak enak. Sayang walo enak banget, tapi dengan porsi agak kecil harganya agak mahal untuk ukuran mahasiswa, 20rb. Tapi gak juga deng, mungkin karena kami makannya bertiga, pada kelaparan pulak, jadi terasa sedikit. Huhuhuhu.



Topoki (ddukkboki) atawa makanan dari tepung beras yang bentuknya kayak sosis, rasanya juga kenyal gitu, plus disiram kuah manis pedes. Klo lihat drama atau variety show korea mesti ni jajanan sering muncul n kayaknya agak ga memancing selera. Tapi karena itu kayaknya khas korea gitu, kami coba pesen, n tenyata wenaaak.
Topoki ini juga ada pilihan topingnya: ubi, kentang, sosis, telur puyuh. Kita milih ubi n sosis. Sosis emang cocok dipadukan ma kuah topoki, tapi kalo ubi malah langsung kita makan tanpa kuah, nambah malah, enak sih kayak gorengan biasa, lumayan namabah karbohidrat. Hehehe. Harganya 15rb ukuran reguler atawa 7 potong, atau ada ukuran large dapet 10 potong dengan harga 20rb.


Terakhir datanglah Udon (tapi di menunya tertulis udong), atawa mie berkuah. Diameter mienya jumbo, n rasanya khas aroma rumput laut gitu. Gak begitu spesial klo yang ini, topingnya sedikit, dan karena aku pernah makan yang lebih seger daripada ini. Aku cuma makan 2 suap. Harganya klo ga salah 20rb. Awalnya mau mesen yang versi goreng, haemul udong, tapi lagi kosong. (><)

Btw, semua gambar di atas cuma ilustrasi aja, gambar aslinya terpotret di foto2 kami di bawah. Wajah-wajah habis mandi pasca berenang tapi ga sisiran. Hehehe.



Oh ya, topoki/ddukkboki is a must, semua yang datang aku lihat juga mesen itu. ^^
Kapan-kapan klo kesana lagi mau coba yang belum sempet dicoba.
Kriuk kriuk,,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

5 footprints:

atha cantik said...

sipppp bgt emang ndin,,kesana lagi ya besok,,hehe

Hana said...

terima kasih kak infonya. :) akhirnya ada resto korea tp harga nya nggak mahal.

andiiinn said...

atha : hayuk teman,, aku dah ngajak berbagai orang ke sana tuh

hana : lam kenal,, iya sama2 ^^

Anonymous said...

Mbak help dong '-'
Jalan Alamanda itu dimana ya? :( maklum org baru di Jogja, uhuhuuhu

andiiinn said...

jalan alamanda iru di gejayan, gang sebelum mirota gejayan.

Post a Comment

Tinggalkan jejakmu